Pengertian Kekuasaan Sumber/Basis Bentuk Kekuasaan Taktik Kekuasaan Perilaku Politik Taktik untuk Mempermainkan Politik Sifat Pribadi Politisi
Kekuasaan, Wewenang, Dan KepemimpinanFull description
Deskripsi lengkap
Dinamika Pengelolaan Kekuasaan NegaraDeskripsi lengkap
Full description
Deskripsi lengkap
Pola relasi kekuasaan sejak Orde Baru hingga era Reformasi, oleh Anggina Mutiara Hanum, 2014
intro to socioFull description
Full description
Full description
by pileDeskripsi lengkap
perilaku organisasiFull description
Paham Kekuasaan dan GeopolitikDeskripsi lengkap
Teori kekuasaan psikologi sosial RingkasanFull description
kekuasaan dan politikFull description
Referensi Untuk Materi Kekuasaan KehakimanFull description
Kekuasaan Keluarga 1. Definisi a. Kekuasaan adalah kemampuan kemampuan yang dimiliki, dimili ki, baik kemampuan potensial potensi al maupun aktual dari seorng individu untuk mengontrol, mempengaruhi dan mengubah tingkah laku seseorang. b. kekuasaan keluarga adalah kemampuan, baik kemampuan potensial maupun aktual dari seorang individu untuk mengubah tingkah laku anggota keluarga. 2. Variabel yang mempengaruhi kekuasaan kekuasaan keluarga a. hirearki kekuasaan keluarga b. tipe bentuk keluarga, misal misal : orang tua tunggal, keluarga campuran dan keluarga inti dll c. pembentukan koalisi atau persatuan d. jaringan komunikasi keluarga. e. kelas social f. tahap perkembangan keluarga g. latar belakang belakang budaya dan religious h. kelompok situasional i. variabel individu, missal : usia, jenis kelamin, dan keterampilan interpersonal keluarga j.
saling ketergantungan ketergantungan emosi emosi pasangan dan tanggung jawab menikah.
3. Kekuasaan keluarga Keseluruhan Berdasarkan riwayatnya, tipe keluarga umum dan tipe keluarga asli-khusus : a. keluarga dengan ayah sebagai kepala keluarga (patriat) dan keluarga tradisional ayah adalah kepala keluarga dengan kekuasaan berada ditangannya, sedangkan istri dan anak-anaknya laki-laki beserta istri dan anak mereka yang tidak menikah berada dalam kekuasaannya. b. keluarga modern, Egalitarian (mengakui adanya persamaan) didasarkan pada persamaan suami-istri dengan menerapkan consensus dalam pengambilan keputusan dan meningkatkan partisipasi anak-anak ketika mereka mulai dewasa.
Kekuasaan keluarga berdasarkan subsistem perkawinan : a. kekuasaan otokratis apabila keluarga didominasi oleh satu orang anggota b. kekuasaan sinkratis apabila
keputusan-keputusan
termasuk
perkawinan
dan
keluarga
dilakukan oleh kedua pasangan menikah c.
kekuasaan otonomi apabila kedua pasangan berfungsi secara mandiri satu sama lain baik dalam pengambilan keputusan maupun aktivitas mereka.
Lewis, dkk 1976 mengembangkan model yang komprehensif untuk meringkas struktur kekuasaan sebuah keluarga yang meliputi : a. keluarga kaotis menunjuk pada keluarga tanpa pemimpin, di mana tidak ada anggota keluarga yang memiliki kemampuan yang memadai untuk membuat otonomi. b. Egalitarian (sinkratik/otonomik) keputusan dan kekuasaan dipikul secara bersama-sama dalam keluarga. dalam
keluarga
bentuk
sinkratik
keputusan
dibut
bersama-sama.
sedangkan dalam keluarga dalam bentuk otonomik keputusan dibuat secara mandiri. c. Dominasi atau kekuasaan terdapat control absolute dr seorang individu dan tidak ada negosiasi, di mana ada kecenderungan dominasi dan ketaatan tapi kebanyakan keputusan dicapai lewat negosiasi satu sama lain dan juga negosiasi bersama. Bidang-bidang pengkajian umum Cromwell dan Olson (1975) membagi kekuasaaan dalam 3 bidang: a. Dasar kekuasaan
b. Hasil pembuatan keputusan c. Proses pembuatan keputusan
a. Dasar kekuasaan Reven dkk (1975) membagi deskripsi tipe-tipe kekuasaan adalah 1) Kekuasaan atau wewenang yang sah Disebut juga wewenang primer yaitu kepercayaan bersama dan persepsi dari anggota keluarga bahwa satu orang mempunyai hak untuk mengontrol tingkah laku dari satu anggota lain. 2) Kekuasaan yang tidak berdaya atau putus asa Adalah suatu bentuk penting dan kekuasaaan sah yangdidasarkan pada hak yang diterima secara umum dari mereka yang membutuhkan atau dari mereka yang tidak berdaya yang mengharapkan bantuan dari mereka yang memiliki posisi untuk memberikan bantuan tersebut. 3) Kekuasaan referen Adalah kekuasaan yang dimilik orang-orang tertentu terhadap orang lainkarena identifikasi positif terhadap mereka 4) Kekuasaan ahli dan sumber Adalah kekuasaan yang datangnya dari sumber-sumber berharga dalm jumlah yang lebih banyak dalam suatu hubungan 5) Kekuasaan penghargaan Adalah adanya harapan bahwa orang yang berpengaruh dan dominan akan melakukan sesuatu yang positif terhadap ketaatan seseorang 6) Kekuasaan dominansi atau paksaan
Adalah
orang
yang
memiliki
kekuasaan
mungkin
melakukan
ancaman,hukuman bila tidak taat 7) Kekuasaan informasional Merupakan kekuasaan yang berasal dari isi pesan persuasive 8) Kekuasaan afektif Adalah kekuasaan yang diperoleh lewat manipulasi terhadap seorang anggota keluarga dengan memberikan atau tidak memberikan afeksi
9) Kekuasaan manajemen ketegangan Adalah kekuasaan ini diturunkan dari control dimana dicapai oleh satu pasangan dengan mengatasi ketegangan dan konflik yang ada dalam keluarga b. Hasil kekuasaan Berfokus pada siapa yang membuat keputusan akhir atau yang memiliki kendali utama c. Proses pembuatan keputusan 1) Pembuatan keputusan konsesus Urutan tindakan tertentu secara bersama disetujui oleh semua orang yang terlibat dimana terdapat tanggung jawab yang seimbang pada keputusan serta kepuasan oleh anggota keluarga atau rekanan 2) Pembuatan keputusan dengan akomodasi Keputusan akomodasi dibuat disuatu tempat pada kontinum dari penggunaan paksaan sampai kecurigaan dimana satu atau lebih anggota keluarga membuat kelonggran baik diinginka maupun tidak diinginkan 3) Pembuatan keputusan de-facto Keputusan ini dibuat bila terjadi perdebatan dimana tidak terdapat resolusi atau bila isu-isu tidak dibawa dan didiskusikan.