Gangguan Penyesuaian terhadap stressorDeskripsi lengkap
freeFull description
Referat Gangguan PenyesuaianDeskripsi lengkap
Deskripsi lengkap
Referat Gangguan PenyesuaianFull description
Lapsus Gangguan PenyesuaianDeskripsi lengkap
makalahFull description
lapsus gangguan penyesuaianFull description
Ringkasan Tentang Jurnal Penyesuaian - AkuntansiFull description
bipoooFull description
Gangguan MenstruasiDeskripsi lengkap
Full description
yhDeskripsi lengkap
Laporan KP - Profil PrusahaanFull description
ghDeskripsi lengkap
jhjghfdFull description
BAB IIFull description
makalah mikroDeskripsi lengkap
BAB II PTP PKM
bab 2Full description
hipersementosissFull description
pendidikan multikulturalFull description
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Definisi
Gangguan Gangguan penyesuaian penyesuaian didefinisik didefinisikan an sebagai sebagai gejala-gejal gejala-gejalaa emosional emosional atau perilaku yang bermakna secara klinis dan terjadi sebagai respons terhadap satu atau lebih stresor yang nyata.1 Gangguan Gangguan penyesuaian penyesuaian adalah reaksi reaksi maladaptif maladaptif jangka pendek terhadap terhadap apa yang yang disebut disebut oleh oleh orang orang awam awam sebagai sebagai bencana bencana pribadi pribadi tetapi tetapi didala didalam m psikia psikiatri tri sebagai stressor psikososial. 2 2.2 Epidemiologi
Gangguan penyesuaian dapat dijumpai pada semua usia dan lebih sering pada remaja remaja.. Preval Prevalens ensii diperk diperkir irakan akan 2-8 2-8 dari dari populas populasii umum. umum. !uatu !uatu peneli penelitia tian n di "mer "merik ika# a# mend mendapa apatk tkan an $-2% $-2% pasie pasien n dewa dewasa sa yang yang beroba berobatt di polik polikli lini nik k jiwa jiwa menderita gangguan penyesuaian# sedangkan &% anak yang dirawat di klinik jiwa menderita gangguan penyesuaian.1 'alam satu survey pasien psikiatri# 1% persen populasi sampel ditemukan mende menderi rita ta gangg gangguan uan peny penyes esuai uaian. an. (asi (asio o wani wanita ta terh terhad adap ap laki laki-l -laki aki adal adalah ah 2 berbanding 1. )a )anita nita yang hidup sendirian biasanya secara jelas dinyatakan sebagai yang yang paling paling berisi berisiko. ko. 'i antara antara remaja remaja dari dari kedua kedua jenis jenis kelami kelamin# n# bentuk bentuk stress stress pencetus yang paling sering adalah masalah sekolah# penolakan pe nolakan orangtua# perceraian orangtua# dan penyalahgunaan *at. 'iantara orang dewasa# stres pencetus yang sering adalah adalah masala masalah h perkaw perkawina inan# n# percer perceraia aian# n# pindah pindah ke lingku lingkungan ngan yang yang baru# baru# dan masalah finansial.2 2.3 Etiologi
Ganggua Gangguan n penyesu penyesuaian aian dicetus dicetuskan kan oleh oleh satu satu atau atau lebih lebih streso stresor. r. +eratny +eratnyaa stressor tidak selalu meramalkan keparahan gangguan penyesuaian. +eratnya stressor adalah fungsi yang kompleks dari konteks derajat# kuantitas# durasi# reversibilitas# lingkungan dan personal. !ebagai contoh# kematian orangtua berbeda bagi orang yang berusia 1% tahun dan ,% tahun. rganisasi kepribadian dan norma dan nilai-nilai 2
kultural atau kelompok berperan terhadap ketidakseimbangan respons terhadap stresor.2 2.4 Patogenesis
Pada umumnya individu dengan gangguan ini dapat mengalami resolusi gejala-gejala atau di lain pihak justru berkembang menjadi penyakit yang lebih berat. ang akut adalah apabila gangguan dialami selama kurang dari / bulan# dan yang kronik bila gangguan ada selama / 0enam bulan atau lebih. Pasien kebanyakan akan kembali berfungsi sebagai semula dalam kurun waktu bulan.1 2. Diagnosis
Pedoman diagnostik menurut '!3-4# yaitu5
•
'iagnosis tergantung pada evaluasi terhadap hubungan antara5 a bentuk# isi# dan beratnya gejala6 b riwayat sebelumnya dan corak kepribadian6 dan c kejadian# situasi yang 7stressful# atau krisis kehidupan "danya faktor ketiga diatas 0c harus jelas dan bukti yang kuat bahwa
•
gangguan tersebut tidak akan terjadi seandainya tidak mengalami hal tersebut. 3anifestasi dari gangguan bervariasi# dan mencakup afek depresif# an9ietas#
•
campuran an9ietas-depresif# gangguan tingkah laku# disertai adanya disabilitas dalam kegiatan rutin sehari-hari. :idak ada satupun dari gejala tersebut yang •
spesifik untuk mendukung diagnosis. nset biasanya terjadi dalam 1 bulan setelah terjadinya kejadian yang 7stressful# dan gejala-gejala biasanya tidak bertahan melebihi / bulan# kecuali dalam hal reaksi depresif berkepanjangan.
2.! Klasifi"asi
"da / tipe gangguan penyesuaian dengan gejala-gejala yang predominan5
3
a. 'engan afek depresif 3anifestasi yang menonjol adalah gejala-gejala afek depresif# putus harapan# dan mudah menangis.1 b. 'engan an9ietas "danya gejala-gejala gelisah# khawatir# cemas# dan tidak tenang. Pada anak-anak ada ketakutan berpisah dari orangtua# menolak untuk tidur sendiri dan masuk sekolah.1 c. 'engan campuran an9ietas dan afek depresi Pasien menunjukkan ciri-ciri kecemasan dan depresi yang tidak memenuhi kriteria untuk gangguan kecemasan atau gangguan depresi yang telah ditegakkan.2 d. 'engan gangguan tingkah laku 3encakup gangguan tingkah laku seperti membolos# mencuri# berperilaku merusak# seks yang idak wajar dan tidak pada tempatnya. 3ereka dapat melanggar hak-hal a*asi orang lain# melakukan pelanggaran aturan dan hokum tanpa penyesalan.1 e. 'engan gangguan emosi dan tingkah laku 3encakup gabungan antara perubahan tingkah laku dan perasaan depresi dan an9ietas.1 f. ang tak tergolongkan 3encakup mereka yang kurang dapat beradaptasi terhadap stress dan gejala-gejala yang tidak dapat dimasukkan ke dalam salah satu kategori spesifik diatas. 3isalnya respons terhadap diagnosis penyakit fisik dengan mengingkari dan adanya ketidakpatuhan berobat dan atau menjauh dari kontak sosial.1
2.# Diagnosis Banding
Gangguan lain yang harus dibedakan dengan gangguan penyesuaian mencakup gangguan depresi berat# gangguan psikotik singkat# gangguan an9ietas menyeluruh# gangguan terkait *at# gangguan tingkah laku# masalah akademik# masalah idenitas# masalah pekerjaan# dan gangguan stress pascatrauma. Pasien
4
dengan gangguan penyesuaian memiliki hendaya fungsi sosial dan pekerjaaan serta menunjukkan gejala diluar reaksi normal dan dapat diterima stressor., 2.$ Penatala"sanaan Psi"ote%api
Psikoterapi tetap merupakan pilihan untuk gangguan penyesuaian. :erapi kelompok dapat berguna pada pasien yang mengalami stress yang serupa. ;ontohnya sekelompok orang pension atau passion yang mengalami dialisis ginjal. Psikoterapi individual menawarkan kesempatan untuk menggali arti stresor bagi pasien# sehingga trauma yang lebih dini dapat diatasi. !etelah terapi berhasil# pasien kadang-kadang muncul dari suatu gangguan penyesuaian lebih kuat daripada periode premorbid. Psikoterapi dapat membantu orang untuk beradaptasi terhadap stressor ireversibel dan dapat berfungsi sebagai intervensi preventif jika stresor pulih., Inte%&ensi K%isis
:ipe terapi singkat# intervensi krisis ditujukan untuk membantu orang dengan gangguan penyesuaian memecahkan situasi dengan cepat dengan teknik suportif# sugesti# penenteraman# modifikasi lingkungan# dan bahkan perawatan dirumah sakit jika diperlukan.
Penggunaan obat yang bijaksana dapat membantu pasien dengan gangguan penyesuaian# tetapi obat tersebut harus diresepkan untuk periode yang singkat. Pasien mungkin berespons terhadap obat antian9ietas atau antidepresan# tergantung pada jenis gangguan penyesuaian. Pemberian antidepresi dapat diberikan bila dijumpai.
Prognosis keseluruhan gangguan penyesuaian biasanya adalah baik dengan pengobatan yang sesuai. !ebagian besar pasien kembali ke tingkat fungsi sebelumnya dalam tiga bulan. (emaja biasanya memerlukan waktu yang lebih lama untuk pulih dibandingkan orang dewasa. +eberapa orang 0khususnya remaja yang mendapat diagnosis gangguan penyesuaian kemungkinan memiliki gangguan mood atau gangguan berhubungan *at.2