3 Fasa Fasa,, Arus Arus,, MCB dan dan Kab Kabel el List Listri rik k | Setia Setiawa wan n Pers Person onal al Blo Blogg
http http:/ ://l /las aska kark rkal alon ong. g.wo word rdpr pres ess. s.co com/ m/20 2013 13/0 /04/ 4/26 26/3 /3-f -fas asaa-ar arus us-m -mcb cb-d -dan an-k -ka. a... ..
Setiawan Personal Blog SHARE YOUR KNOWLEDGES AND EXPERIENCES FOR REMEMBER THEM
3 Fasa, Arus, MCB dan Kabel Listrik 26 APR
Memperhatikan judul tulisan saya kali ini pasti membuat anda bertanya, be rtanya, untuk apa? Hubungannya apa?. Yaa, Yaa, dari tulisan tu lisan ini, saya akan mencoba memberikan referensi mengenai cara menghubungkan sumber 3 fasa ke beban. b eban. Mungkin sebagian dari anda beranggapan be ranggapan bahwa tidak ada yang perlu dibahas panjang lebar di sini, tapi ada hal penting yang harus diperhatikan dan sebagian besar orang, terutama yang menekuni bidang bi dang kelistrikan sering menyepelekannya. menyepelekannya. Kasusnya seperti ini: Jika diketahui diketahui daya listrik listrik 3 fasa sebesar sebesar 10500 wa , maka untuk menghitung menghitung berapa besar arus dari dari daya tersebut dapat dilakukan dilakukan dengan menggunakan persamaan persamaan sebagai berikut: P = i . v . 1,73 (akar 3) i = P : v . 1,73 I = 10500 : 380 . 1,732 I = 15,953 A (arus nominal) Untuk pemilihan MCB digunakan rumus : I nominal x 150% (sesuai PUIL 2000). Sebuah kabel listrik tentunya memiliki batas kemampuan dalam menyalurkan besaran arus listrik. Batas kemampuan tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor, misalnya : jenis kabel, bahan konduktor, k onduktor, umlah jalur kabel, suhu, frekuensi frekuensi listrik, dll. Besar suatu ukuran kabel ditentukan oleh oleh luas penampang kabel tersebut, dan bukannya oleh diameter kabel tersebut. Secara mudahnya, dapat diambil secara umum (rata-rata) kekuatan maksimal suatu kabel untuk dialiri oleh arus listrik. Kabel ukuran 0.75 mm2 dapat dialiri arus maksimal Kabel ukuran 1.5 mm2 dapat dialiri arus maksimal Kabel ukuran 2.5 mm2 dapat dialiri arus maksimal Kabel ukuran 4.0 mm2 dapat dialiri arus maksimal Kabel ukuran 6.0 mm2 dapat dialiri arus maksimal Kabel ukuran 10.0 mm2 dapat dialiri arus maksimal
5 Ampere. 10 Ampere. 16 Ampere. 20 Ampere. 30 Ampere. 50 Ampere.
Untuk pemilihan kabel digunakan rumus : I nominal x 115% (sesuai dengan PUIL 2000).
1 f6
12/16/2014 5 58 PM
3 Fasa, Arus, MCB dan Kabel Listrik | Setiawan Personal Blog
http://laskarkalong.wordpress.com/2013/04/26/3-fasa-arus-mcb-dan-ka...
Nah, bagaiamana menurut anda? Apakah anda termasuk penekun electrical yang memperhatikan hal di atas?
p ://w w w .forumsat el i t .com (h p ://w w w .foru msat el i t .com/ ), h p ://alkesritek.blogspot.com Sum ber : h (h p ://alkesritek.blogspot.com/)
You May Like
1. Why You Should Be Drinking Lemon Water in the Morning 4 months ago learni.st Learni.st Learni.st (sponsored)
23 Komentar Ditulis oleh wawanphaethon pada April 26, 2013 in Elektrikal
23 responses to “ 3 Fasa, Arus, MCB dan Kabel Listrik ” kemal
Mei 12, 2013 at 4:24 am saya memang sering mendapatkan ukuran kabel listrik yang berbeda-beda, ternyata ini alasannya :) Balas agus pratama
Februari 22, 2014 at 5:59 am bro rumus untuk perhitungan listrik 3 ase dengan dya 800A gimana bro Balas wawanphaethon Februari 22, 2014 at 3:32 pm Tolong diperjelas pertanyaannya :)
2 f6
12/16/2014 5 58 PM
3 Fasa, Arus, MCB dan Kabel Listrik | Setiawan Personal Blog
http://laskarkalong.wordpress.com/2013/04/26/3-fasa-arus-mcb-dan-ka...
Balas Fadel
Maret 6, 2014 at 2:16 am P= 1.73 * V*I* cos phi Jika diketahui daya listrik 3 fasa sebesar 10500 wa , maka untuk menghitung berapa besar arus dari daya tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan persamaan sebagai berikut: P = i . v . 1,73 cos phi (cos phis misalnya 0.8) i = P / (v . 1,73. 0.8) I = 10500 / (380 . 1,73. 0.8) I = 19,96 A arus diatas adalah arus nominal… untuk menghitung MCB yang digunakan yaitu 150 % dari arus nominal (PUIL 2000) jadi seing MCB sbb 150 %* 19.96 = 29.94 A… maka dipilih MCB yang mendekati 29.94 A bo… untuk penentuan kabel sesuai PUIL 2000 bahwa harus 115 % dari In… jadi 115% * 19,96 A atau sekitar 22.64 A..jadi dipilih kabel 6.0 mm2 Nice share wawan… Balas wawanphaethon November 9, 2014 at 2:41 pm Penjelasannya lengkap bro :) Balas Karel Marten
Desember 8, 2014 at 3:11 pm Apakah tidak diperhitungkan panjang kabel,umpama kalau motor itu jaraknya cukup jauh. Balas wawanphaethon Desember 8, 2014 at 3:14 pm Tetap diperhitungkan
Sutimin
Juni 26, 2014 at 5:00 am Mas tolong kasih contoh perhitungan, bila motor listrik 3 phase, daya 22 kw, ukuran mcb brp 3 f6
12/16/2014 5 58 PM
3 Fasa, Arus, MCB dan Kabel Listrik | Setiawan Personal Blog
http://laskarkalong.wordpress.com/2013/04/26/3-fasa-arus-mcb-dan-ka...
Ampere dan ukuran kabel nya berapa mm? trims. Balas wawanphaethon November 9, 2014 at 11:31 am Bisa menggunakan rumus di atas P=22 KW, V=380. Maka akan diperoleh nilai arus nominal untuk menentukan ukuran kabel. Sesuai dengan PUIL, nilai I nominal x 115% (sesuai dengan PUIL). Sedangkan penentuan MCB disesuaikan dengan nilai I nominal x 150%. Balas ahsan
September 1, 2014 at 10:45 am akar 3 didapat dari mana gan? Balas wawanphaethon November 9, 2014 at 11:21 am Akar 3 diperoleh dengan mengacu pada tegangan 3 fasa itu sendiri, dimana VLL = Akar 3 x VLN Balas Beng beng
September 3, 2014 at 2:08 am daya 800 A ?? :v Balas ayu
September 15, 2014 at 2:17 pm Terima kasih ,Info nya sangat membantu .. Balas wawanphaethon November 9, 2014 at 1:21 pm Sama-sama, semoga bermanfaat :)
4 f6
12/16/2014 5 58 PM
3 Fasa, Arus, MCB dan Kabel Listrik | Setiawan Personal Blog
http://laskarkalong.wordpress.com/2013/04/26/3-fasa-arus-mcb-dan-ka...
Balas mandher
September 23, 2014 at 1:57 pm nah klo warna kabel nya coklat, kuning, hitam, abu mana yg jd R S T nya thanx Balas wawanphaethon November 9, 2014 at 11:24 am Untuk pengaplikasian di lapangan penentuan R S T tergantung kesepakatan bersama, artinya warna kabel berlaku untuk satu sistem. Perlu diketahui pula bahwa penentuan warna kabel tidak memiliki aturan mutlak, hanya saja perlu diperhatikan agar lebih memudahkan pada saat ada maintenance atau perubahan sistem (jalur instalasi). Balas up4ll
September 24, 2014 at 5:54 am maksih banyak pak,memang ia sy org yg menekuni di bidang kelistrikan dan sering tdk memperhatikan hal2 seperti yg dijelaskan di atas.tp skrg sy hrs lebih teliti lg.dan tuk info dan penjelasan nya sy sy sangat bertrima ksh dan sangat bersyukur.sebab sy tdk sempat mengenyam pendidikan yg lebih tinggi.sy cuma sebatas STM listirk sj.skali lg thanks ya.n sy msh butuh banyak ilmu g kelistrikan,mudah2an sy bs dpt penjelasan2 penting lain lg. Balas wawanphaethon November 9, 2014 at 1:22 pm Yang penting berani untuk mencoba pak, pengalaman lebih berharga. Balas Danang
November 12, 2014 at 4:20 am dear mas wawan.. apabila kita mau pasang mesin dengan beban 390 A, kabel berapa yang paling tepat digunakan?untuk beban 390 A tersebut apakah beban tiap kabel 390 A atau beban 4 kabel= 390 A Thanks Balas wawanphaethon 5 f6
12/16/2014 5 58 PM
3 Fasa, Arus, MCB dan Kabel Listrik | Setiawan Personal Blog
http://laskarkalong.wordpress.com/2013/04/26/3-fasa-arus-mcb-dan-ka...
November 12, 2014 at 5:30 am Di tiap kabel ada disertakan spesifikasi kabel untuk nilai arus, tegangan maks, suhu kerja dan ukuran kabel. Untuk pemilihan kabel, nilai arus dikali dengan 115% (I x 115%), sesuai dengan PUIL. Untuk pertanyaan kedua, nilai arus dibebankan untuk keempat core/kabel (total). Balas Firman
Desember 3, 2014 at 8:55 am kalau saya punya 3 buah mesin masing2 43A, berapa daya listrik 3phase yang harus saya amprah ke PLN? Balas wawanphaethon Desember 8, 2014 at 3:15 pm Disesuaikan dengan KW motornya Balas Karel Marten
Desember 11, 2014 at 4:38 pm Tolong mas, kabel berapa harus saya pakai kalau motor 60 kw 3 phase ,volt 380 cosQ 0,8 dengan jarak motor kesumber listrik sejauh 250 meter dan volt drop max 5%.. (terlebih dahulu saya ucapkan terima kasih) Balas
Blog di WordPress.com. The Choco Theme. Entri (RSS) dan Komentar (RSS) Ikuti
Follow “Setiawan Personal Blog” Buat situs dengan WordPress.com
6 f6
12/16/2014 5 58 PM